Gili Trawangan: Pulau Kecil yang Tidak Pernah Tertidur

Tempat yang ramai memang selalu menarik untuk dikunjungi. Rasa penasaran yang besar akan keramaian yang ada di tempat tersebut mendorong kita untuk mencari tau apa yang membuat tempat tersebut begitu digemari. Mungkin juga rasa itu yang mendorong para turis baik lokal maupun mancanegara berbondong-bondong datang ke Gili Trawangan, pulau indah di Utara Lombok yang populer hingga ke mancanegara. Pulau ini memang tidak pernah sepi bahkan disaat malam sekalipun, seperti ada sebuah turbin yang selalu membangkitkan aktivitas di tempat ini.

Penginapan Madison Gili

Penginapan Madison Gili

Penginapan yang berada di Gili Trawangan sangat banyak, jadi kita tidak perlu takut kehabisan penginapan di tempat ini. Mulai dari penginapan yang berbintang 4 sampai penginapan ala backpacker semuanya ada di pulau ini. Kita hanya perlu menyesuaikan harga penginapan dengan kocek yang ada di dompet kita. Untuk yang tidak ingin menginap di Hotel atau Hostel, tersedia pula camping area.

Namun kekurangan dari camping area ini adalah jauh dari keramaian. Ya maklum saja, semua lahan yang ada di depan (dekat pelabuhan) sudah dipakai untuk membangun penginapan dan juga restoran, sehingga hanya lahan di bagian belakang pulau saja yang tersedia untuk camping.

Senja di Sunset Point

Senja di Sunset Point

Akan sangat sayang jika kita terlalu banyak menghabisakan waktu di Hotel. Banyak sekali pilihan kegiatan yang kita bisa lakukan di pulau ini. Ketika pagi sampai sore hari akan sia-sia bila kita tidak berkeliling pulau ini. Namun kita harus mempersiapkan fisik kita dengan baik di sini. Kenapa? Karena kebersihan udara di tempat ini sangat dijaga, kita tidak bisa menggunakan kendaraan bermotor baik mobil atau sepeda motor untuk berkeliling pulau ini.

Lantas apa yang digunakan sebagai sarana transportasi di Gili Trawangan? Ada tiga pilihan yang dapat kita ambil, yaitu berjalan kaki, menyewa sepeda, dan menyewa Cidomo. Apa itu Cidomo? Cidomo itu seperti kereta yang ditarik oleh seekor kuda. Kalau di Jakarta, kita menyebutnya sebagai Delman atau Dokar. Waktu yang baik untuk berkeliling pulau ini adalah pagi atau sore hari, saat sunrise atau sunset.

Pulau ini memang spesial, kita bisa melihat Sunrise dan Sunset di sini karena memang pulau ini memiliki pantai yang menghadap ke Barat dan ke Timur. Umumnya pulau ini lebih sepi di pagi sampai sore hari karena rata-rata turis yang datang ke sini menghabiskan pagi sampai siang mereka dengan melakukan aktivitas bawah laut.

Mengejar Penyu di Gili Meno

Mengejar Penyu di Gili Meno

Setiap jam 10 pagi terdapat paket wisata snorkeling. Snorkeling ini akan berlangsung dari pukul 11.00 – 15.00 WITA dengan 1 jam istirahat. Spot-spot snorkeling yang akan kita kunjungi tidak hanya di Gili Trawangan saja, kita juga akan mampir ke Gili Meno dan Gili Air, saya menyebutnya 2 pulau saudara dari Gili Trawangan.

Kelebihan Spot Gili Meno ialah banyak penyu disana sehingga kita bisa menari-nari bersama penyu-penyu tersebut di bawah laut. Penyu disana tidak pemalu hanya terkadang kita harus menyelam sedikit dalam untuk dapat melihat mereka secara jelas. Sedangkan untuk Gili air, banyak sekali ikan kecil di area tersebut. kita hanya perlu berenang sambil membawa roti untuk memancing mereka datang mengelilingi tubuh kita.

Paket Snorkeling ini hanya ada 1x setiap harinya. Jadi kalau kita terlambat maka kita harus ikut pada hari berikutnya atau kita juga dapat menyewa perahu sendiri. Tentu dengan biaya yang lebih mahal. Umumnya perahu-perahu yang digunakan untuk mengangkut penumpang yang akan snorkeling itu menggunakan Bottom Glass Boat, jadi kalau yang ingin melihat mahluk-mahluk di bawah laut tanpa harus berenang ya bisa dilakukan di atas kapal.

Underwater Gili Trawangan

Underwater Gili Trawangan

Apabila menurut kamu harus beristirahat setelah Snorkeling atau Diving, maka kamu salah besar. Kita sepertinya dibuat tidak boleh beristirahat di pulau ini. Aktivitas Malam hari di pulau ini justru lebih ramai ketimbang siang hari. Suasana pesta sungguh sangat sangat melekat dengan Gili Trawangan.

Wisatawan yang sudah kembali dari aktivitas laut akan memenuhi restoran-restoran atau bar-bar yang ada di sepanjang pantai. Live Music di setiap bar akan menemani malam kita hingga pagi menjemput. Banyak juga bar-bar yang menawarkan kegiatan seru lainnya seperti beer pong atau nonton film seperti di bioskop hanya saja bersuasana outdoor dengan kasur-kasur empuk yang disediakan untuk merebahkan badan kita.

Ada juga festival kuliner di pualu ini, kita bisa menikmati makanan lokal Indonesia disini dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan restoran-restoran yang ada. Begitulah kira-kira aktivitas yang ada di Gili Trawangan yang membuat kita sulit untuk terlelap. Selamat berlibur ke GIli Trawangan dan rasakan nikmatnya berpesta di Sana.

Life is either a great adventure or nothing
–Hellen Keller

 

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Darius Go Reinnamah

Twitter: @dgoreinnamah |
IG: @dgoreinnamah |
FB: dgoreinnamah |
youtube: Darius Alexander Go Reinnamah | http://goreinnamah.com

You may also like...