Air Terjun Oenesu : Oase di tengah Tanah Kupang, NTT

Kupang adalah sebuah kotamadya sekaligus menjadi ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagai kota terbesar di Nusa Tenggara Timur. Kupang memiliki keragaman budaya dan tempat wisata yang cukup diandalkan. Banyak hal yang bisa voyagers temukan di sini. Kupang memang menjadi magnet tersendiri, dibalik pembangunannya yang cukup pesat kota ini terus mengukuhkan diri sebagai penyumbang keindahan nusantara yang tidak terbantahkan. Saat bertandang ke kota ini, dailyvoyagers tidak mau kehilangan kesempatan untuk menjelajah pesona alamnya yang sangat indah.

Atas: Perjalanan dari Bandara El Tari ke Air Terjun Oenesu Bawah: Perjalanan dari Goa Kristal ke Air Terjun Oenesu

Atas: Perjalanan dari Bandara El Tari ke Air Terjun Oenesu
Bawah: Perjalanan dari Goa Kristal ke Air Terjun Oenesu

Kupang dikenal sebagai kota yang keras dan panas, namun dibalik keras dan panasnya kota tersebut terdapat sebuah sumber air yang dapat mencairkan kondisi tersebut. Oase di tengah tanah gersang tersebut adalah Air Terjun Oenesu. Terletak sekitar 25 Km dari Bandara Internasional El Tari, Oenesu merupakan salah satu daerah tujuan wisata utama yang banyak dikunjungi. Air Terjun Oenesu sendiri berada di wilayah Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Untuk bisa mencapai pelataran Air Terjun, voyagers hanya perlu berjalan kaki dari tempat parkir menuruni beberapa puluh anak tangga saja.

Beberapa fasilitas yang mulai rusak

Beberapa fasilitas yang mulai rusak

Dari bagian konstruksi, terlihat fasilitas di Air Terjun Oenesu ini sudah cukup tua. Terdapat beberapa fasilitas umum yang sudah termakan usia seperti Pos Retribusi, Jembatan dan toilet. Namun terlepas dari itu saat voyagers mencapai bagian bawah air terjun bersiaplah dengan pesona kucuran air terjun yang menghipnotis mata. Air Terjun Oenesu memiliki 3 tingkat pelataran. Saat disaksikan dari tingkat paling bawah, air terjun ini begitu luar biasa indahnya. Luapan air jernih dan mengalir dengan diameter yang cukup lebar menjadikan Air Terjun Oenesu sebagai objek bidikan kamera yang tepat bagi voyagers pecinta fotografi. Sayangnya ketika Dailyvoyagers datang ke sini, kondisi aliran di Air Terjun ini sedang tidak terlalu deras karena Kupang sudah lama tidak diguyur hujan, padahal kalau sedang puncaknya hujan maka aliran air di sini bisa lebih indah.

Tingkat Tiga dari Air Terjun Oenesu

Tingkat Tiga dari Air Terjun Oenesu

Pelataran tingkat 1 yang saat itu sangat kering

Pelataran tingkat 1 yang saat itu sangat kering

Pada hari biasa, Air Terjun Oenesu tidak begitu ramai. Saat kondisi inilah yang bisa voyagers manfaatkan untuk menikmati dinginnya air yang menyegarkan. Di sekitar Air Terjun Oenesu ditumbuhi pohon-pohon raksasa  yang mungkin usianya sudah sangat tua dengan beragam vegetasi flora. Hutan hujan tropis ini dibiarkan bertumbuh dan menjadi pelengkap keindahan Air Terjun Oenesu. Pengunjung yang biasa datang ke sini bukan cuma dari kalangan muda mudi lho, orang tua pun juga suka bermain di tempat ini. Mungkin alasannya karena tempat ini memang tidak sulit untuk dijangkau.

Air terjun Oenesu kala berair deras. pic via ksmtour

Air terjun Oenesu kala berair deras. pic via ksmtour

Air Terjun Oenesu pelataran tingkat 3 yang aliran airnya saat itu tidak begitu deras

Air Terjun Oenesu pelataran tingkat 3 yang aliran airnya saat itu tidak begitu deras

Kalau sedang kering seperti saat dailyvoyagers datang ke sana, maka voyagers dapat menemukan banyak ular kaki seribu. Ukurannya tidak seperti yang sering voyagers lihat, di sini ular kaki seribunya lebih besar dan gemuk. Tidak diketahui persis berapa biaya masuk ke Air Terjun ini, waktu Dailyvoyagers datang ke sini tempat ini sangat sepi, hanya ada seorang tukang rumput yang terlihat sedang sibuk melakukan tugasnya. Kami pun memberikan uang seikhlasnya kepada tukang rumput tersebut yang sudi mengantarkan kami hingga ke tangga bawah menuju Air terjun tingkat paling bawah.

Air Terjun Oenesu

Air Terjun Oenesu

view air terjunOenesu dari tangga turun. pic via Tanp Kendali

view air terjunOenesu dari tangga turun. pic via Tanpa Kendali

Menurut Dailyvoyagers, waktu yang paling pas untuk datang ke sini sekitar pukul 14:00 – 15:00 WITA. Sebelum ke Air Terjun ini, voyagers bisa bermain terlebih dahulu di Goa Kristal. (Detail Goa Kristal bisa dibaca di sini). Letaknya yang sama-sama di Kupang Barat membuat Goa Kristal dan Air Terjun Oenesu sangat mungkin dikunjungi dan dinikmati dalam 1 hari. Oh ya, kalau voyagers mau mampir ke tempat ini jangan lupa bawa makanan dan minuman secukupnya ya, karena di tempat ini tidak ada warung.

TIPS

  1. Untuk kendaraan, voyagers bisa menyewa di sini. Tersedia berbagai jenis kendaraan dan juga voyagers bisa memilih untuk lepas kunci atau menggunakan supir. Pengalaman Dailyvoyagers kemarin, kami menyewa Innova seharga Rp 400.000 (sudah termasuk bensin) dan lepas kunci. Syaratnya juga tidak susah, voyagers hanya perlu menelpon dan memberitahukan kemana mobil tersebut harus diantar. Saat mengembalikan pun voyagers hanya perlu membuat kesepakatan di mana akan bertemu dan Sang empunya rental akan mendatangi voyagers, misalkan di Bandara.
  2. Google Maps bisa sangat membantu untuk mencapai tempat ini. Meskipun letaknya yang agak masuk ke dalam desa tetapi signal tetap dapat menembus tempat ini. Gunakan Operator telpon seluler yang jangkauan sinyalnya luas dan sudah terbukti mampu untuk mendapatkan koneksi internet yang optimal.

Kekurangan

Tempat ini menurut Dailyvoyagers sangat amat kurang mendapat perhatian dari pemerintah (lagi). Hal ini terlihat dari beberapa fasilitas yang memang sudah ada tapi terbengkalai seperti memang tidak ada yang mengurusnya. Sampah juga terlihat menyebar di beberapa titik air terjun ini. Padahal menurut Dailyvoyagers, tempat ini merupakan tempat yang cukup potensial untuk menjadi daerah tujuan wisata favorit di Kupang.

 I love the sounds and the power of pounding water, whether it is the waves or a waterfall

–Mike May

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Darius Go Reinnamah

Twitter: @dgoreinnamah |
IG: @dgoreinnamah |
FB: dgoreinnamah |
youtube: Darius Alexander Go Reinnamah | http://goreinnamah.com

You may also like...