6 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan untuk Menemukan Long Fin Terbaik Untukmu

Memilih Long Fin terbaik untuk diri kita memang merupakan hal yang cukup sulit. Cukup banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Berikut ini dailyvoyagers sudah merangkum 6 hal yang perlu kamu perhatikan untuk menemukan long fin terbaik untuk kamu:

  1. Level Freediving Kamu

    Kamu di Level apa?
    Gambar via ini.

    Apa sih level Freediving kamu? Apakah kamu baru saja ingin mulai belajar Freediving atau kamu sudah (mulai) pro? Ingat ya, ini persoalan menemukan long fin yang cocok untuk kamu, bukan untuk teman menyelam kamu (buddies).
    Untuk kamu yang masih merasa berada pada level Beginner, maka kamu bisa memulai dengan mencoba long fin yang berbahan plastik polimer. Long fin dengan bahan ini harganya cukup murah. Tidak tepat atau tidak alasan yang cukup kuat untuk langsung membeli long fin berbahan karbon yang bisa dicustom dengan harga yang sangat mahal ketika kamu baru saja memulainya, kecuali kalau kamu memang sudah kebanyakan duit.
    Untuk kamu yang sudah berada pada level menengah dan atau advance, kalian bisa mempertimbangkan untuk membeli long fin berbahan fiberglass atau Carbon fiber.

  2. Material

    Pic via ini

    Blade untuk long fin umumnya terbuat dari plastik polimer, fiberglass atau carbon fiber. Mari kita bahas satu per satu:
    PLASTIK POLIMER adalah material paling umum pada long fin. Disamping harganya yang murah, bahan ini juga cukup kuat. Long fin dengan bahan ini cukup kokoh dan tahan  terhadap benturan dan goresan yang diakibatkan oleh tabrakan. Jeleknya fin dari bahan ini adalah efisiensinya yang perlahan-lahan akan terus berkurang. Maksudnya bagaiamana? Ketika fin berbahan plastik polimer ini digunakan terus menerus, blade akan menjadi melengkung dan tidak bisa kembali ke bentuk awalnya. Kenapa kita harus memperhatikan ini? Ketika blade sudah melengkung maka kita tidak akan mendapatkan hasil  yang sama seperti blade yang masih lurus, padahal kekuatan kayuhan yang kita gunakan sama. Hal itulah yang dimaksud dengan “efisiensi berkurang”.
    PLASTIK POLIMER: Murah tapi lama-kelamaan akan melengkung
    Fiberglass tentunya lebih mahal dari pada fin berbahan plastik polimer. Keuntungan utama dari fin dengan bahan ini adalah bentuknya yang akan tetap (tidak berubah) dalam waktu yang cukup lama meskipun sering digunakan. Long fin dengan bahan ini juga tahan terhadap benturan yang terjadi di dalam air.
    FIBERGLASS: Lebih mahal dari polimer tetapi tidak akan melengkung seperti Polimer.
    Carbon Fiber bisa dibilang merupakan long fin dengan kualitas nomor wahid. Long fin berbahan karbon jauh lebih efisien dibanding 2 material sebelumnya. Blade dengan bahan karbon ini memiliki rasio terbesar antara daya dorong (propulsi) dan energi yang dikeluarkan. Long Fin jenis ini tidak hanya bagus dan ringan, tapi juga “rapuh” dan mahal. Karbon sangatlah responsive dan “Memory Free“, yang artinya tetap kaku dan akan kembali lurus meskipun sering digunakan. Karbon tidak akan berubah menjadi melengkung  seperti apa yang dialami pada blade berbahan plastik polimer.
    CARBON FIBER: Paling Mahal tapi paling efektif & efisien

  3. Budget

    Pic via ini

    Long Fin harganya berkisar antara 1 juta untuk yang berbahan Plastik Polimer sampai sekitar 8 jutaan untuk fin berbahan Karbon yang bisa kamu custom.
    Plastik Polimer: Paling Murah
    Fiberglass: Tengah-tengah
    Carbon Fiber: Paling Mahal
    Perlu diingat dan dicatat baik-baik dalam otak kalian bahwa Long FIn yang mahal tidak akan membuat kamu menjadi penyelam yang lebih baik. Pemahaman yang kuat akan tehnik yang benar jauh lebih berharga dibandingkan Long Fin yang mahal harganya. Percuma punya Long Fin mahal tapi pengetahuannya dangkal.

  4. Kecocokan

    Foot pocket dengan bagian bawah yang KERAS. pic via ini

    Kenyamanan saat memasukkan kaki ke dalam foot pocket merupakan salah satu hal yang paling dicari. Karena terkadang harga sudah cocok, merek sudah cocok, material sudah pas tapi kaki tidak nyaman saat masuk ke dalam foot pocket. Saat tumit terasa terlalu longgar, janganlah dipaksakan karena hal tersebut dapat berakibat kita kehilangan energi yang berharga saat berada di dalam air. Kayuhan akan menjadi tidak maksimal.
    Setiap pabrikan memiliki ukuran yang berbeda, jadi pastikan kamu benar-benar mengetahui sistem pengukuran kaki dari tiap-tiap pabrikan terutama jika kamu membelinya secara online
    Untuk foot Pocket sendiri, pastikan yang kalian gunakan adalah yang bagian bawahnya itu KERAS. Bagaimana cara memeriksanya? Cukup dengan menggunakan satu tangan. Pertama masukkan Jari Jempol anda ke dalam foot pocket dan kemudian letakkan jari lainnya di bagian bawah. Angkat fin tersebut hingga melayang dan kemudian tekan foot pocket tersebut dengan jempol anda. Jika kalian melihat bagian tengah dari foot pocket yang anda coba itu melengkung, maka itu bukanlah awal yang bagus. Mengapa? karena ketika di dalam air saat kita menggerakkan kaki maka kita akan kehilangan banyak aplikasi dari tenaga yang kita letakkan pada kayuhan atau tendangan tersebut. Dengan kondisi foot pocket yang seperti itu maka saat kita melakukan tendangan atau kayuhan, tidak 100% tendangan kamu akan sampai ke fin. Kebanyakan justru akan hilang sebelum sampai fin dan bahkan bisa menyebabkan keram juga.

  5. Memisahkan Foot Pocket dan Blade

    pic via ini

    Apakah kamu ingin agar kamu bisa menukarkan foot pocket dari Blade? Jika “Ya”maka pertimbangkan untuk membeli foot Pocket dan blade secara terpisah.
    Meskipun opsi ini jauh lebih mahal harganya dibandingkan dengan yang tidak bisa dicopot (non detachable), namun opsi ini bisa memberikan kenyamanan yang lebih. Sistem ini memungkinkan kamu untuk membeli foot pockets dan Blades dari brand-brand yang berbeda. Kamu bisa mendapatkan satu set long fin yang cocok untuk kamu menyelam.
    Keuntungan lainnya adalah ketika kita ingin meng-upgrade blade maka kita memiliki opsi untuk mempertahankan foot pocket yang sudah kita punya sebelumya. Ada beberapa kasus dimana seseorang tidak nyaman mengganti foot pocket-nya dengan yang baru karena terkadang terlalu kaku dan tak jarang melukai kaki.

  6. Level Kekakuan Blade (Stiffness)

    Stiffness. pic via ini


    Long fin umumnya hadir dengan level kekauan yang berbeda. Ada soft, medium dan hard. Untuk mencari tahu mana yang cocok untuk kamu, maka kamu harus mempertimbangkan tipe tubuhmu dan jumlah otot yang kalian miliki. Untuk kalian yang memiliki masalah pada sendi atau memiliki kaki yang tidak begitu kuat, mungkin kalian bisa mencoba yang soft. Untuk kalian yang berbadan besar, rasanya soft tidaklah cocok untuk kalian. Disarankan orang-orang yang berbadan besar menggunakan yang medium.
    Jarang sekali yang menggunakan hard Stiffness, karena umumnya level hard ini digunakan untuk melakukan deepdive yang hanya naik dan turun tanpa melakukan banyak manuver.

Jadi intinya adalah pertimbangkan baik-baik saat kamu ingin membeli fins, jangan sampai nanti menyesal di kemudian hari. Janganlah kalian membeli fin cuma demi gengsi, hanya karena ingin terlihat punya long fin mahal di depan teman-teman padahal tidak nyaman ketika dipakai.

Bijak-bijak dalam memilih ya. Salam satu nafas 🙂

Referensi: Theadventure

Wise men speak because they have something to say; Fools because they have to say something.
— Plato

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Darius Go Reinnamah

Twitter: @dgoreinnamah | IG: @dgoreinnamah | FB: dgoreinnamah | youtube: Darius Alexander Go Reinnamah | http://goreinnamah.com

You may also like...