Ocean Prana: Kampungnya Para Freediver (Bagian 2)

Setelah menyelam kurang lebih 2 jam, kami pun kembali ke Ocean Prana. Lagi-lagi kami melalui pintu bagian samping yang mengarah langsung ke belakang. Setibanya di belakang bangunan utama, seorang petugas dengan senyumnya yang ramah sudah menanti kami untuk membersihkan peralatan kami dengan cara merendamnya di air tawar. Ya, sisa-sisa garam yang mengendap pada peralatan kami memang perlu dibersihkan agar tidak merusaknya. Usai direndam, peralatan menyelam kami dijemur pada sebuah jemuran yang terbuat dari bilah bambu.

Jemuran yang digunakan untuk menjemur perlengkapan menyelam selepas direndam di air tawar

Shower dan kamar ganti yang bisa kalian gunakan untuk bilas dan berganti pakaian

Di belakang jemuran, terdapat shower dengan lantainya yang bergambar Manta Ray dan 2 buah kamar yang bisa kita gunakan untuk bilas dan berganti pakaian. Tidak mau menjadi yang terakhir seperti saat mengganti pakaian sebelum menyelam tadi, saya pun segera mandi dan berganti pakaian.

Usai mengganti pakaian, rasa kekaguman akan tempat ini yang diiringi rasa penasaran mengenai kapan dibentuknya freediving center ini dan siapa pemiliknya pun datang. Kepada Marine, wanita yang membantu mengelola OCEAN PRANA, saya bertanya mengenai asal-usul tempat ini. Dengan ramah dia pun menjelaskan kepada saya mulai dari kenapa diberi nama OCEAN PRANA, siapa pendirinya dan jasa apa saja yang ditawarkan di sini.

Sejarah OCEAN PRANA

Ocean memiliki arti lautan sedangkan Prana dalam bahasa jawa artinya adalah hati atau nafas. Secara etimologi, Prana diambil dari bahasa sansekerta yang artinya energi hidup, nafas kehidupan yang  menghubungkan semua elemen dalam alam semesta.

Ocean Prana didirikan tahun 2016 oleh Yoram Zekri, seorang freediving instructor trainer asal Australia yang sudah berkecimpung dalam dunia freediving kurang lebih selama 27 tahun. Bermacam rekor nasional dan internasional sudah pernah diciptakannya, salah satu yang paling mengagumkan adalah NLT (No Limit), dimana Yoram menyelam vertikal sejauh 141 meter.

Logo OCEAN PRANA. pic via oceanprana

Beberapa Penacapaian Yoram Zekri.
Pic via oceanprana.com

Yoram ketika bermain bersama Humpback Whale di Rututu. Pic via Fredbuyle

Dipilihnya Bali sebagai tempat berdirinya Ocean Prana karena Bali merupakan magnet pariwisata dunia, berbagai macam orang dari belahan dunia datang ke tempat ini untuk merasakan kenikmatan di pulau dewata ini. Ditunjang dengan lautnya yang indah, tidak salah rasanya kalau Bali dijadikan sebagai pilihan.

Dibentuk oleh seorang freediver profesional kelas dunia, sudah pasti freedivers village ini juga menawarkan pendidikan kelas dunia. Sebelum pindah ke Bali dan membuat tempat ini, Yoram sudah terlebih dahulu mengembangkan olah raga freediving ini di Tahiti dan juga Sydney. Ilmu dan pengalamannya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Course

Ketika saya berkunjung ke tempat ini, saya dan beberapa teman sudah berada di bawah naungan Apnea Culture, sebuah sekolah freediving asal Jakarta. Oleh sebab itu, kami sudah memiliki instruktur sendiri, sehingga kami datang ke sini hanya untuk menyewa tempat dan peralatan saja.

Nah, buat kalian yang ingin mengambil course atau pendidikan freediving, OCEAN PRANA menawarkan course dengan berbagai jenjang pendidikan mulai dari AIDA 1*, AIDA 2*, AIDA 3*, AIDA 4*, AIDA Instructor dan beberapa jenjang pendidikan lainnya.

Pilihan Course di OCEAN PRANA

Yang serunya lagi, OCEAN PRANA menawarkan paket komplit buat kamu yang belum memiliki pengetahuan apapun mengenai freediving namun ingin mengubah kehidupanmu menjadi seorang freediving instructor. Mereka menamakannya paket From Zero to Hero. Dalam paket ini kalian akan mengambil pendidikan mulai dari AIDA 1* hingga AIDA Instructor. Biaya From Hero to Zero ini juga lebih murah dibandingkan kalian yang ingin mengambil course per satu tingkatan.

Buat kalian yang sudah memiliki sertifikasi freediving namun bukan berasal dari AIDA dan ingin mengambil sertifikasi AIDA, kalian tidak perlu mengambil course dari awal. Kalian hanya perlu mengikuti program yang diberi nama AIDA Crossover. Jadi nanti kalian akan di test dengan standard AIDA dan setelah test selesai maka sang instruktur akan memberi tahu tingkatan kamu menurut standar AIDA, apakah AIDA 1*, AIDA 2* atau yang lainnya.

Jangan takut apabila kalian tidak memiliki peralatan freediving seperti fins atau wetsuit ketika ingin mengambil course. OCEAN PRANA akan memfasilitasi semua gear yang kalian butuhkan untuk kenyamanan kalian saat mengambil course tersebut.

Snorkeling & Yoga

Apa harus course saja baru bisa main ke sini? Tentu saja tidak. Buat kalian yang sekedar ingin menikmati coral garden yang ada di Pantai Jemeluk dengan cara snorkeling, OCEAN PRANA juga menyediakan guide yang akan mendampingi kalian. Dengan diawali sedikit briefing sambil minum es kelapa di pinggir pantai, kalian akan diberikan pengetahuan dasar mengenai snorkeling sebelum melakukan aktivitasnya.

Tidak perlu menyewa kapal untuk snorkeling karena spot untuk snorkeling tepat berada di depan Pantai Jemeluk. Kita hanya perlu jalan kaki kemudian sedikit berenang untuk tiba di spot tersebut. OCEAN PRANA juga menawarkan kelas Yoga setiap harinya yang bisa kalian ikuti setiap sore mulai pukul 18:30 WITA.

Penginapan

Bungallow yang terdapat di OCEAN PRANA. Pic via oceanprana

Pembangunan tempat ini sebagai Freedivers Village memang tidak main-main. OCEAN PRANA juga menyediakan penginapan untuk menambah kenyamanan para penyelam. Penginapan tersebut berupa 2 Bungallow dimana masing-masing Bungallow terdiri atas 6 kasur yaitu 2 Kasur tingkat di lantai bawah dan 2 single bed di lantai atasnya. Bungallow ini dilengkapi dengan pendingin udara dan juga terdapat air hangat pada kamar mandinya. Asyik kan?

Buat kalian yang ingin Freediving di Amed, penginapan ini recommended banget buat kalian. Apalagi buat kalian yang ingin mengambil kelas From Hero to Zero, kalian akan membutuhkan waktu 2 bulan untuk menuntaskan semua kelasnya. AKan lebih enak kalau mengambil kelas di OCEAN PRANA dan menginap di sini juga.

Penginapan yang disediakan di sini sistemnya mixed dorm  jadi kalian akan berbagi ruangan dengan pengunjung lainnya. Menurut saya sistem ini lebih asyik. Kenapa? karena kita bisa berbagi cerita dan pengalaman dengan freediver lainnya yang juga menginap bersama kita.

Mengapa harus Freediving dengan OCEAN PRANA

OCEAN PRANA fokus menyediakan kursus menyelam bebas profesional yang diawasi langsung oleh Yoram Zekri. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, termasuk diantaranya mengajar, partisipasi dalam lomba internasional serta penyelaman di beberapa titik menyelam yang ada di berbagai negara, Yoram dan tim akan membantu kalian yang akan mengikuti course untuk mencapai titik terbaik yang kalian miliki.

Soal keamanan tidak perlu diragukan lagi karena filosofi Yoram ketika melakukan freediving adalah SAFETY IS PARAMOUNT. Umumnya setiap course akan mengajarkan hal yang sama, yang membedakan adalah tips dan cara mengajar dari instrukturnya. Dengan pengalaman Yoram dan tim yang tinggi, mereka akan membantu proses pengembangan kalian dengan baik.

Saat ini, Yoram didampingi oleh 2 orang instruktur lainnya yaitu Maria asal Russia dan Christian asal Colombia.

Baca juga: OCEANPRANA bagian 1

Itu tadi sedikit tentang OCEAN PRANA dengan beberapa kelas dan kenyamanan yang ditawarkannya. Kehadirannya telah memberikan warna baru bagi dunia freediving di Indonesia, khususnya di Bali. Persaingan antar sekolah freediving pun kini menjadi semakin ketat.

Kontak

OCEAN PRANA FREEDIVING DAN YOGA

Alamat: Jl. I Ketut Natih, Jemeluk bay, Purwakerti, Abang, Bali 80852

Telepon: +62 363 4301587

Email: info@oceanprana.com

Jam kerja: 08:00 – 06:00 WITA

  • Untuk Info mengenai harga course dan cara mengikuti kelasnya bisa dilihat di websitenya langsung di oceanprana.com

AIDA (Association Internationale pour le Développement de l’Apnée) merupakan sebuah federasi freediving internasional dan merupakan pembuat peraturan serta penyelenggara kompetisi freediving terbesar di dunia. 

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Darius Go Reinnamah

Twitter: @dgoreinnamah |
IG: @dgoreinnamah |
FB: dgoreinnamah |
youtube: Darius Alexander Go Reinnamah | http://goreinnamah.com

You may also like...