• Home
  • /
  • Rest
  • /
  • Basecamp Mas Prass: Penginapan Gratis Untuk Kalian yang ingin ke Bromo

Basecamp Mas Prass: Penginapan Gratis Untuk Kalian yang ingin ke Bromo

Suatu hari, seorang traveler bertanya dalam sebuah grup Facebook mengenai penginapan murah untuk ke Bromo. Ia dan beberapa orang temannya dari Jakarta berencana untuk pergi ke sana dan menekan biaya perjalanan. Itulah alasan mengapa mereka menanyakan mengenai penginapan murah tersebut. Saya yang kala itu sedang membuka grup Facebook itupun langsung membalas pertanyaan tersebut dengan jawaban “Menginap saja di Basecamp Mas Prass. Gratis, tidak bayar.”

Sontak jawaban saya tersebut dibanjiri pertanyaan lanjutan. Bukan hanya oleh si penanya yang punya lapak , tetapi juga dari pejalan lainnya. Siapa yang tidak kaget, minta penginapan murah malah dapat yang gratis. “Beneran gan gratis?”, “Minta infonya dong gan? siapa tahu aja nanti saya butuh.”, pertanyaan-pertanyaan semacam itulah yang membuat notifikasi FB saya cukup padat dari biasanya. Baterai telepon genggam saya pun ikut terkuras akibat notifikasi yang tidak kunjung berhenti dalam beberapa saat itu.

Buat seorang backpacker, kata “gratis” yang melekat setelah kata “penginapan” merupakan berita sukacita yang teramat sangat. Bagaimana tidak, biaya penginapan dan biaya makan merupakan salah dua biaya terbesar yang harus dikeluarkan ketika melakukan perjalanan. Jadi, ketika ada penginapan gratis, posisi duduk masih bisa sedikit miring ke kiri karena dompet yang diletakkan di kantong celana belakang sebelah kanan masih cukup tebal.

Ini dia penampakan Basecamp Mas Prass

Kembali lagi kepada jawaban saya mengenai Basecamp Mas Prass. Jawaban itu bukanlah jawaban yang asal jeplak. Saya sudah 2 kali menginap di basecamp tersebut, yaitu pada tahun 2016 ketika saya melakukan pendakian ke Gunung Semeru dan satu lagi pada April 2018 ketika saya menjelajah Bromo & Semeru. Jadi rekomendasi yang keluar dari mulut saya itu bukan berita bohong yang saya keluarkan hanya untuk mendapatkan perhatian netizen.

Pasti diantara kalian ada yang bertanya, “Seperti apa sih wujud Basecamp Mas Prass itu dan ada apa saja sih di sana?” Agar kalian tidak mulai menerawang seperti layaknya Roy Kiyoshi, yuk saya perkenalkan dengan tempat tersebut dan sosok luar biasa dibaliknya.

Basecamp Mas Prass

Seperti namanya, Basecamp ini merupakan rumah pribadi 2 lantai yang disulap oleh pemiliknya bernama Mas Prass menjadi tempat berkumpul, beristirahat, menginap, ngobrol-ngobrol, santai-santai, dan bersenda gurau bagi para pejalan yang ingin pergi ke atau pulang dari Bromo/Semeru. Ya, meskipun pada judul tulisan ini saya hanya menuliskan penginapan gratis untuk kamu yang ingin ke Bromo, namun tempat ini juga bisa digunakan bagi kalian yang ingin ke Semeru.

Mas Prass sendiri adalah seorang wiraswasta. Selain memiliki kebun di (dekat) Ranu Pani, beliau juga menjual jasa untuk mengantarkan kalian yang ingin menikmati indahnya Bromo dan juga jasa antar jemput Tumpang – Ranu Pani bagi kalian yang ingin mendaki Semeru dengan Jeep merah andalannya. Jadi penginapan gratis tersebut merupakan reward bagi kalian yang menggunakan jasanya. Kurang enak gimana coba, sewa jeep untuk keliling Bromo atau ke Semeru, eh dapat penginapan gratis untuk beristirahat baik sebelum atau sesudah perjalanan. Mas Prass sendiri sebenarnya menolak istilah reward tersebut. Itu hanyalah istilah yang saya pilih sendiri. Kalau Mas Prass sih memang sudah membuka rumahnya buat siapapun.

Jeep andalan untuk menemani ke Bromo dan Semeru

Bagian depan rumah (teras)

Serunya lagi, lama menginap di tempat Mas Prass sendiri tidak dibatasi. Kamu mau menginap 1 malam, 2 malam, 3 hari, atau 1 minggu, bebas. Mas Prass sendiri memang membuka rumahnya untuk dijadikan tempat berkumpul bagi para pejalan. Saya sendiri menginap selama 3 hari pada April 2018 kemarin. “Ya, hitung-hitung bantu orang lain juga lah mas. Kasian kan mereka kalau belum punya penginapan pas mau jalan-jalan. Jadi lebih baik menginap di sini saja,” Begitulah jawaban sederhana Mas Prass ketika saya tanya kenapa membuka rumahnya menjadi tempat beristirahat bagi para pejalan.

Fasilitas

Meskipun gratis, basecamp yang menjunjung tinggi kebersamaan ini jauh sekali dari yang namanya kesan jelak. Basecamp ini justru dilengkapi dengan beberapa fasilitas dan kenyamanan yang luar biasa. Mari kita bahas satu per satu. Yang saya suka pertama adalah ruangan yang luas. Ya, rumah ini punya ruangan yang luas untuk menampung kalian yang ingin ke Bromo atau Semeru. Bisa menampung berapa orang memangnya? 10? 20? 30? Ya, semua salah. 100 orang pun bisa masuk ke dalam rumah ini.

Jika sudah memasuki musim pendakian Semeru, akan banyak sekali manusia yang berkumpul di rumah ini. Di lantai 2 rumahnya, Mas Prass membangun sebuah saung yang super duper nyaman, lengkap dengan hammock buat kalian yang suka tidur bergelantungan. Jadi ada 2 opsi untuk tidur nih di Basecamp Mas Prass, kalian bisa memilih untuk tidur di lantai 1 yang ruangannya tertutup atau tidur di lantai 2 (di saung) dengan udara yang terbuka. Mas Prass hanya menyediakan alas saja untuk kalian tidur jadi kalian bisa bawa sleeping bag atau bantal sendiri ya dari rumah.

Selanjutnya yang saya suka adalah kamar mandinya yang banyak dan bersih. Kalau saya tidak salah hitung, ada 4 kamar mandi di sini. 1 kamar mandi super luas di lantai 1 dan 3 kamar mandi di lantai 2. Jadi buat kalian yang datang rombongan, kalian tidak perlu antri lama kalau mau mandi.

Beginilah ruang tidur di lantai 1

Kurang lebih tidurnya begini

Kira-kira seperti inilah suasana kalau sedang padat pendakian

Base Camp Mas Prass ini juga memiliki tempat parkir dan taman yang luas. Jadi misalnya kalian datang dari Malang, Surabaya atau daerah di Jawa Timur lainnya dengan menggunakan kendaraan pribadi, kalian bisa memarkirkan kendaraan kalian di sini sebelum menggunakan jasa Mas Prass dengan Jeep merahnya.

Buat kalian para kaum Milenial yang kejang-kejang kalau handphone-nya lowbat apalagi sampai mati, kalian tidak perlu khawatir. Mas Prass sudah menyediakan banyak colokan baik di lantai 1 atau lantai 2 (saung). Signal juga cukup kuat di Basecamp mas Prass ini, jadi kalian gak usah takut mati kutu di sini karena gak ada signal internet.

Nah, buat kalian yang suka masak, di Basecamp Mas Prass ada dapur yang juga bisa kalian gunakan. Jika butuh piring dan gelas, kalian bisa mengambilnya di dapur ini. Yang gratis di sini cuma airnya aja ya, kalau ada berkat lebih, kopi gratis pasti disajikan kok untuk kalian oleh Mas Prass.

Makannya gratis juga gak? Nggak lah. Udah dikasih tempat tidur, air, listrik dan parkiran gratis, trus masih minta makan gratis juga? Untuk makan kalian harus cari sendiri atau masak sendiri. Di sekitar Basecamp Mas Prass ini ada banyak warung makan yang harganya murah dan porsinya banyak. Makanlah di sana atau beli dan makan bersama di Basecamp Mas Prass ini.

Parkirannya yang luas

Saung di lantai 2 yang enak banget dipakai untuk santai-santai

Ini dapurnya

Penting!!!

Guys, kenyamanan dan keramahan yang diberikan Mas Prass ini sudah sangat luar biasa lho. Tolong jangan nodai hal-hal tersebut dengan hal-hal bodoh. Yang perlu kita lakukan hanyalah menjaganya, entah itu menjaga kebersihan, menjaga keamanan, menjaga nama baik, atau menjaga hal-hal positif lainnya. Jangan Mabuk-mabukan atau menggunakan narkoba di sini. Kalau sudah menggunakan piring untuk makan atau gelas untuk ngopi, ya tolong dicuci sendiri di dapur dan diletakkan lagi di tempatnya. Kalau ada air yang tumpah, jangan ragu untuk mengeringkannya sendiri.

Karena kalian akan tinggal bersama dengan keluarga Mas Prass (istri dan anak-anaknya) di Basecamp Mas Prass ini, harap ketenangan ketika malam juga dijaga agar mereka bisa beristirahat. Satu lagi poin penting yang perlu digaris bawahi adalah soal keamanan. Karena kalian akan tinggal bersama dengan orang lain yang kalian baru akan kenal di sana, tolong barang bawaannya dijaga dengan baik. Kalau kalian melihat barang yang bukan milik kalian, tolong jangan diambil alias jangan dicuri dan biarkan saja di situ.

Jika keamanan dan kenyamanan itu terus ada di Basecamp Mas Prass ini, bukan hanya Mas Prass saja yang akan memperoleh keuntungan, tetapi kamu dan juga orang lain pun akan mendapatkan berkat dari tempat ini.

Kalau kalian mau nyuci, di sini bisa lho. Disediakan juga tempat untuk jemur pakaian

2 toilet yang ada di lantai 2

Lokasi

Bascamp Mas Prass ini berada di Ledoksari, Tumpang, Malang, Jawa Timur. Tidak jauh dari Pasar Tumpang. Jadi buat kalian yang ingin berbelanja kebutuhan di Pasar Tumpang sebelum melakukan pendakian Semeru, deket banget uh sama Basecamp Mas Prass. Untuk mempermudah kalian dalam mengetahui lokasinya, klik saja link berikut ini.

Kiri: Rute dari Stasiun Malang ke Basecamp Mas Prass
Kanan: Rute dari Bandara Malang ke Basecamp Mas Prass

Biaya Sewa Jeep Mas Prass

Untuk biaya sewa Jeep ke Bromo, kalau tidak salah harganya adalah seperti berikut:

  • Weekdays
    Rp 900.000 dengan meeting point Tumpang dan Rp 1.000.000 untuk meeting point Malang.
  • Weekend
    Rp 1.000.000 untuk meeting point Tumpang dan Rp 1.200.000 untuk meeting point Malang.
  • (Daya tampung maksimal 1 jeep ke Bromo adalah 6 orang. Jadi Rp 900.000/6= Rp150.000/orang (jika orangnya 6))

Sedangkan untuk biaya sewa Jeep ke Ranu Pani untuk pendakian Semeru adalah Rp 650.000 untuk 1x jalan (Tumpang – Ranu Pani). Jadi misalnya kalian butuh fasilitas antar jemput, maka total biaya menjadi Rp 1.300.000 (Tumpang – Ranu Pani – Tumpang) dengan daya angkut hingga 13 orang.

*Harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu. Harga di atas adalah harga yang saya gunakan pada April 2018 kemarin. Untuk lebih pastinya silahkan langsung hubungi Mas Prass dan berbicaralah dengannya.

Kontak

Prass Jeep Trans (Mas Pras) → 0813 3338 4868 (Telp dan WA)

*****

Itu tadi sedikit sharing dari saya tentang penginapan gratis alias Basecamp Mas Prass kalau kalian ingin ke Bromo dan atau Semeru. Terima kasih banyak untuk Mas Prass atas segala kebaikannya dan semoga kedepannya Basecamp ini semakin maju. Tuhan berkati terus keluargamu, mas.

Kalau kalian suka, kalian bisa bagikan informasi ini kepada teman, sahabat atau saudara kalian. Dan pesan terakhir dari saya adalah kalau dapat sesuatu yang gratis, tolong jangan banyak mau. Berdamailah dengan keadaan yang ada dan silahkan menyesuaikan diri.

Happy Traveling 🙂

“The gladdest moment in human life, me thinks, is a departure into unknown lands.”
– Sir Richard Burton

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Seorang pria yang sedang terus belajar menulis. Alasan menulisnya simple saja, karena "tertampar" oleh kalimat dari Pramoedya yang berbunyi: Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.