Aku Pergi untuk Berlari #TravelingForRunning

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Zaman sekarang ini makin banyak saja cara orang-orang dalam menikmati Traveling, ada yang Traveling sambil mengajar seperti yang dilakukan teman-teman dari 1000 guru, ada juga Traveling untuk membersihkan sampah-sampah di gunung seperti yang dilakukan teman-teman kita dari Pendaki Indonesia dan ada juga yang melakukan Traveling untuk memberikan sumbangan seperti pakaian atau buku-buku untuk mereka yang berada di pedalaman. Pemuda-pemudi sekarang ini semakin kreatif dan semakin peduli, mereka tidak hanya melakukan perjalanan untuk memuaskan dahaga pribadi mereka tetapi juga melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain.

Pernahkah voyagers melakukan perjalanan yang menyehatkan badan? Pernahkah voyagers menikmati suatu perjalanan untuk misi berlari? Jawaban dari 2 pertanyaan tersebut hadir dalam Borobudur International 10K & Half Marathon. 15 November lalu, di Provinsi Jawa Tengah berhasil diadakan Borobudur International 10K & Half Marathon.

Untuk yang belum tahu apa itu Borobudur International 10K & Half Marathon, Borobudur International 10K & Half Marathon merupakan sebuah acara lari tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah sejak 2013 dengan tujuan untuk lebih mengenalkan lagi Jawa Tengah ke kalangan Internasional. Tidak hanya itu saja, ajang ini juga sekaligus dipakai untuk mencari bibit muda dari cabang atletik dan juga mengajak masyarakat untuk gemar berolahraga.

Borobudur International 10K & Half Marathon

Borobudur International 10K & Half Marathon

#TravelingForRunning, itulah hashtag yang saya rasa cukup tepat untuk menggambarkan kegiatan lari seperti ini. Sebenarnya Borobudur International 10K & Half Marathon ini bukanlah satu-satunya event #TravelingForRunning , ada juga event lainnya seperti Bromo Ultrarun atau Mount Rinjani Ultra. Untuk yang hobi lari & suka Traveling dan tinggal di perkotaan khususnya Jakarta, event seperti ini sangat bagus. Kenapa bisa dibilang bagus? Menurut Dailyvoyagers, acara ini merupakan sebuah cara baru dalam menggabungkan Traveling dan Health. Lomba lari pun menjadi lebih fresh baik dari segi udara maupun suasana.

Dari segi udara, ini masih sangat bersih karena dilakukan di daerah yang masih banyak pohonnya yang juga sangat baik untuk para pelari, asupan oksigen untuk para pelari bisa dibilang masih sangat cukup, tidak terkontaminasi dengan karbon monoksida yang keluar dari kendaraan bermotor. Meskipun lari yang sering diadakan di perkotaan itu jalurnya disterilisasi terlebih dahulu dari kendaraan bermotor, tetap saja kualitas udara masih kurang sebanding dengan event lari yang diadakan di desa. Seperti event Borobudur International 10K & Half Marathon kemarin, kiri kanan itu masih berwarna hijau, masih banyak sekali pohon yang memang terkadang diselingi oleh rumah warga.

Warga dengan dandanan aneh ikut meramaikan Borobudur Run

Warga dengan dandanan aneh ikut meramaikan Borobudur Run

Kalau ditanya soal suasana, tentu saja jauh berbeda. Di event Borobudur International 10K & Half Marathon kemarin, setiap pelari melewati suatu desa, maka terdapat panggung yang menampilkan tarian daerah khas Jawa tengah dengan kostum tarinya yang berbeda-beda, rasa lelah ketika berlari pun bisa sedikit teralihkan saat melihat mereka melenggang.

Lalu karena pelari memang diarahkan untuk mengitari kawasan sekitar Borobudur dimana banyak rumah warga disana, antusiasme dari warga pun timbul. Disepanjang jalan warga duduk untuk melihat para pelari dan memberi semangat para pelari agar dapat menyelesaikan perlombaan. Tidak jarang juga banyak anak-anak yang memberikan tangannya untuk dapat diberikan “toss” oleh pelari yang sedang berlomba.

Banyak sekali hal-hal kecil yang dilakukan warga yang membuat pelari menjadi semakin bersemangat. Bahkan memang ada beberapa warga yang ikut berlari dengan menggunakan kostum yang unik. Setelah pelari melewati garis finish, para pelari dibebaskan untuk bermain di sekitar Borobudur.

Peserta dengan kostum unik

Peserta dengan kostum unik

Buat kamu yang punya Hobbi Lari, cobain deh #TravelingForRunning ini dan rasakan sensasi yang berbeda di setiap daerah yang kita singgahi untuk berlari. Selain mendapat sehatnya kita juga bisa dapet atmosfer yang berbeda lho. Tunggu apa lagi, Yuk segera cobain !

Any day I am too busy to run is a day that I am too busy

–John Bryant

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Darius Go Reinnamah

Twitter: @dgoreinnamah | IG: @dgoreinnamah | FB: dgoreinnamah | youtube: Darius Alexander Go Reinnamah | http://goreinnamah.com

You may also like...