Menikmati Indahnya Curug Pangeran

Curug Pangeran

Curug Pangeran

Ketika mendengar kata Curug mungkin yang langsung terbayang dipikiran kita adalah Bogor. Ya, benar sekali karena Bogor merupakan daerah yang memiliki Curug yang cukup banyak. Voyagers, apa sih Curug itu ? Curug berasal dari bahasa Sunda yang berarti Air Terjun.

Kalau di daerah Malang, air terjun itu disebut Coban, memang terdapat banyak istilah yang dipakai oleh orang Indonesia di setiap daerah untuk menggantikan kata “Air Terjun”. Beberapa Curug yang terkenal dan berada di Bogor adalah Curug Cigamea, Curug Ngumpet, Curug Bidadari dan Leuwi Hejo.

Namun ada satu curug yang letaknya lebih ‘ngumpet’ dari Curug Ngumpet dan menarik untuk dikunjungi yaitu Curug Pangeran. Lokasi Curug Pangeran dan Ngumpet memang sama-sama di Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Curug Pangeran ini masuk ke dalam daerah Kawasan Gunung Salak.

Curug ini bisa dibilang tidak terlalu besar dan tinggi namun kenyamanan yang ditawarkan di tempat ini membuat kita seolah mandi di Kerajaan laksana seorang pangeran. Tinggi Curug ini yang hanya 6 Meter dengan kedalaman kolam penampungan air paling dalam kira-kira 2 Meter membuat tempat ini sangat cocok untuk kita yang ingin bermain air, berendam ataupun mandi tanpa perlu khawatir tenggelam.

Bebatuan Besar disekitar Curug Pangeran

Bebatuan Besar disekitar Curug Pangeran

Akses menuju Curug ini bisa dibilang cukup mudah. Ketika kita memasuki Pamijahan maka kita hanya perlu bertanya pada warga sekitar dimana lokasi Curug Pangeran dan warga akan menunjukkan dimana lokasi air terjunnya dan dimana lokasi untuk memarkirkan kendaraan kita.

Dari Parkiran kita hanya perlu berjalan sekitar 500 Meter dengan jalan yang sedikit menanjak sebelum akhirnya menuruni jalanan yang bertanah. Setelah menuruni jalan bertanah itu kita langsung disambut oleh bebatuan besar yang sedikit berlumut yang dialiri air dari Curug Pangeran.

Suasana di tempat ini begitu hening dan tenang, hanya suara air dari Curug yang mengisi kekosongan tempat tersebut. Setelah melewati bebatuan besar yang sedikit berlumut tadi maka kita akan langsung disambut oleh jernihnya air Curug yang berwarna biru. Warna biru yang sangat jernih itu seolah mengajak kita untuk langsung melompat ke dalamnya.

Setelah bermain air di Curug Pangeran pasti kita merasakan kelelahan. Apabila kita ingin bermalam untuk beristirahat dekat Curug maka ada dua opsi yang bisa diambil, yang pertama adalah Membangun tenda di camping ground apabila kita membawa tenda atau menginap di penginapan yang berada di sekitar Curug tersebut. Sudah banyak penginapan yang berada di sekitar Curug Pangeran.

Ayo tunggu apalagi, segera kemas barang-barangmu dan kunjungilah Curug Pangeran.

Camping Ground

Camping Ground

 

The World is a book and those who do not travel read only a page
— Saint Augustine

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Seorang pria yang sedang terus belajar menulis. Alasan menulisnya simple saja, karena "tertampar" oleh kalimat dari Pramoedya yang berbunyi: Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.