Tersesat di Labirin Hidup Coban Rondo

Labirin Coban Rondo

Labirin Hidup Coban Rondo

Siapa tidak tau Malang, kota penuh kenyamanan dan toleransi beragamanya yang tinggi ini memang selalu terlintas dalam pikiran bila ditanya soal daerah atau tempat berlibur yang asyik. Salah satu daerah di Malang yang terkenal akan wisatanya yaitu Batu. Batu memang sudah ditetapkan sebagai Kota Wisata, kalau jalan-jalan ke Malang biasanya voyagers kemana aja sih? Museum Angkut? Omah Kayu? Alun-Alun Batu? Mungkin tempat-tempat yang saya sebutkan tadi sudah pernah dikunjungi semua ya.

Tapi apa voyagers sudah mencoba salah satu wisata buatan terbaik yang ada di Malang? Wisata buatan tersebut adalah Labirin Hidup Coban Rondo. Kenapa nama labirinnya Coban Rondo? Apa ada hubungan sama Rajon Rondo? (Yang Fans NBA pasti tau). Mungkin karena tempat ini masih di dalam satu kawasan dengan Coban Rondo. (Info mengenai Coban Rondo bisa dibaca disini). Memang lebih asyik sebelum berfoto-foto atau main Air di Coban Rondo ya kita berpusing-pusing ria di Labirin ini.

1

Wisata labirin hidup Coban Rondo ini terletak di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, tidak jauh dari Pasar Wisata Songgoriti. Untuk menikmati wahana ini kita hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 7.500,- saja. Labirin ini disebut Labirin hidup karena Labirin ini bukan terbuat dari batu bata yang menyerupai tembok melainkan terbuat dari tanaman teh dengan nama latin Acalypha siamensis yang dipangkas rapi dan dibentuk menyerupai Labirin.

Tanaman Teh inilah yang hidup sehingga harus rajin dipangkas agar Labirin ini tetap terlihat rapi. Mungkin Labirin ini tidak terlalu besar seperti labirin Reignac-sure-Indre di Touraine, Perancis atau labirin Ashcombe di Australia namun tetap saja Labirin ini cukup membuat voyagers bingung dan merasa tersesat.

Salah seorang dari tim Dailyvoyagers sendiri membutuhkan kurang lebih 1 jam lho untuk mecahin teka-teki Labirin ini Tinggi dari labirin ini kurang lebih 3 Meter dan kurang lebih tebalnya 1 Meter, jadi jangan berharap untuk mengintip dari sela-sela tembok labirin ya, karena tidak akan keliatan.

Starting Point untuk memulai permainan Labirin

Starting Point untuk memulai permainan Labirin

Tempat untuk menunggu atau melihat peserta yang bermain di dalam Labirin

Tempat untuk menunggu atau melihat peserta yang bermain di dalam Labirin

Area Labirin ini dibagi menjadi 2, yaitu area Penonton dan Area Peserta. Untuk yang tidak ingin bermain atau hanya ingin melihat teman, saudaranya bermain wahana ini (Penonton), maka disediakan tempat untuk melihat dari atas. Dari tempat setinggi kurang lebih 10 Meter ini maka view seluruh Labirin hijau ini akan terlihat jelas dan voyagers dapat juga melihat teman/saudara yang menjadi ‘tikus percobaan’ yang sedang mencoba memecahkan teka-teki labirin ini.

Selain untuk melihat orang yang sedang bermain, tempat ini juga berfungsi untuk menjadi navigator untuk mencegah para “Maze Runner” ini frustasi. Sedangkan untuk peserta, Labirin itulah arena utamanya. Cara bermainnya sangat mudah, saat memasuki arena maka voyagers hanya perlu berjalan ke arah kanan dan menemukan jalan keluarnya.

Gerbang masuk dan gerbang keluar di labirin ini hanya ada satu. Voyagers bisa dibilang sukses menaklukkan Labirin ini apabila voyagers berhasil menemukan taman air mancur di tengah labirin tersebut dan kemudian keluar melalui jalan yang berbeda dengan jalan masuk atau lewat jalur sebelah kiri dari gerbang masuk.

Posisi orang ditengah menandakan dia sudah berhasil mencapai air mancur

Posisi orang ditengah menandakan dia sudah berhasil mencapai air mancur

Menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke tempat ini merupakan keputusan yang sangat tepat. Selain bermain Labirin, voyagers sekalian bisa juga bermain sepeda gunung, ATV (All Terrain Vehicle), paint ball, dan beberapa permainan lainnya.

Voyagers tidak perlu takut bosan bermain dikawasan wisata Coban Rondo ini, Air Terjun Coban Rondo akan menjadi obat penghilang lelah setelah bermain di wahana-wahana yang ada di Kawasan Wisata Coban Rondo. Ayo tunggu apalagi, segeralah kesini dan pecahkan misteri Labirin ini.

There are only two mistakes one can make along the road to truth; not going all the way, and not starting.

–Buddha

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Seorang pria yang sedang terus belajar menulis. Alasan menulisnya simple saja, karena "tertampar" oleh kalimat dari Pramoedya yang berbunyi: Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.