• Home
  • /
  • Trip
  • /
  • Budget Tapale’uk Kupang – Soe 8 Hari 7 Malam

Budget Tapale’uk Kupang – Soe 8 Hari 7 Malam

Setelah melakukan perjalanan seru yang penuh drama selama 8 hari 7 malam menjelajah Kupang – Soe bersama seorang teman (detail itinerary-nya bisa dilihat DI SINI), berikut ini saya bagikan rincian pengeluaran saya selama melakukan perjalanan tersebut:

Rincian Biaya Tapale’uk Kupang-Soe 8 Hari 7 Malam

PENJELASAN

  • Rincian biaya di atas adalah untuk 2 orang. Ya, kami hanya berdua dalam melakukan perjalanan ini.
  • Biaya di atas sudah termasuk makan pribadi, tiket masuk beberapa spot wisata dan juga makan supir.
  • Biaya di atas tidak termasuk belanja oleh-oleh, tiket pesawat dari dan ke kota asal, dan biaya untuk foya-foya.
  • Sewa mobil hanya dilakukan di hari pertama.
  • Hari kedua hingga ketujuh, kami berkelana dengan sepeda motor, jadi biaya bensin di atas adalah untuk sepeda motor.
  • Tidak ada Biaya sepeda motor sebab saya menggunakan sepeda motor milik saudara saya di Kupang.
  • Service motor yang kami lakukan pada hari ketujuh itu sifatnya opsional. Alasan kami melakukannya karena perjalanan Kupang – Soe sangat jauh, ditambah lagi kami sudah melewati rute berat menuju Mutis dan kembali ke Soe. Untuk mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan, maka sebelum memulai perjalan kembali ke Kupang dari Soe, kami melakukan service motor.
  • Beberapa destinasi di Kupang dan Soe memang banyak yang gratis seperti contohnya di Pulau Semau, tidak ada biaya masuk untuk semua pantainya. Di Soe sendiri, hanya Air Terjun Oehala dan Air Tagepe saja yang dikenai biaya masuk, sisanya seperti Air Love, Air Terjun Taplel, Mutis, Fatumnasi, Air Terjun Oeklofo, Benteng None, semuanya gratis.
  • Guide di Pulau Semau atau Air Terjun Oeklofo sifatnya tidak wajib. Itu hanya inisiatif kami pribadi yang meminta penduduk lokal untuk mengantar kami. Kalau kalian ingin bepergian sendiri bleh saja, tapi saran kami lebih baik didampingi warga lokal sebab mereka lebih tahu medan dibandingkan kalian.
  • Orang di NTT itu baik-baik kok, jadi kalian tidak perlu takut untuk melakukan perjalanan atau bahkan solo traveling di sini.
  • Tidak banyak pilihan Hotel di Soe dan pilihan kami untuk menginap selama 3 malam jatuh pada Dena Hotel.
  • Kalau kalian lihat, makan siang hanya ada satu kali pada hari pertama. Hal tersebut dikarenakan di hari-hari berikutnya kami sering terlarut dalam perjalanan atau destinasi yang kami tuju sehingga kami lupa kalau kami lapar dan butuh makan. Rasa lapar baru menyerang kembali pada saat perjalanan pulang dan itu sudah malam.
  • Dalam bahasa Indonesia, Tapale’uk memiliki arti jalan-jalan.

SARAN

  • Suhu di Kupang dan Soe sangat berbeda jauh. Di Kupang panas sekali, tapi di Soe sangat dingin. Di siang hari, suhu di Soe bisa mencapai 17°C. Jangan lupa untuk membawa jaket tebal dan celana panjang saat berkunjung ke Soe.
  • Kalau ingin menjelajah dengan sepeda motor, usahakan tidak menggunakan motor matic karena medan yang dilalui akan sangat berat. Kalau bisa gunakanlah motor trail.
  • Untuk yang ingin menggunakan mobil, hindari juga penggunaan mobil-mobil kecil seperti ayla.
  • Untuk menyeberang ke Pulau Semau, kalian bisa membaca detilnya DI SINI.
  • Selama menjelajah melakukan perjalanan, selalu bawa air mineral dan makanan pribadi dalam tas karena belum tentu di daerah yang akan kalian kunjungi nanti terdapat warung makan.
  • Untuk yang bertanya soal makanan halal di Soe, kalian tidak perlu khawatir. Banyak sekali warung makan halal di sana dengan penjualnya yang berasal dari tanah Jawa.
  • Jangan selalu berpatikan pada Google Maps untuk menemukan lokasi tempat wisata yang ada di Kupang dan Soe. Kalian harus tetap bertanya dengan orang lokal untuk lokasi pastinya.
  • Fisik yang prima sangat diperlukan untuk menjelajah Kupang dan Soe, sebab jalur-jalur menuju tempat wisata bisa dibilang cukup susah dan membutuhkan banyak tenaga.

KONTAK

  1. Sewa Motor Kupang → 081337772292
  2. Sewa Mobil + Supir Kupang → 082266572081
  3. Guide Semau (Pak Hes) → 085338445124

You must enjoy the journey because whether or not you get there, you must have fun on the way.
–Kalpana Chawla

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Seorang pria yang sedang terus belajar menulis. Alasan menulisnya simple saja, karena "tertampar" oleh kalimat dari Pramoedya yang berbunyi: Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.