• Home
  • /
  • Rest
  • /
  • Berkunjung ke Pulau Kei, Menginaplah di Villa Monica

Berkunjung ke Pulau Kei, Menginaplah di Villa Monica

Hai Voyagers, pada kesempatan kali ini, saya ingin membagikan sedikit pengalaman waktu saya menginap di Villa Monica yang ada di Pulau Kei Kecil, Maluku Tenggara, Maluku. Selama kurang lebih 4 hari menjelajah tanah kelahiran dari John Refra alias John Kei ini, Villa Monica-lah yang menjadi pilihan saya untuk merebahkan badan dan beristirahat usai berkeliling pulau dengan keindahan alamnya yang memesona ini.

Buat saya pribadi, penginapan memegang faktor penting dalam kegiatan traveling saya. Penginapan yang nyaman akan membuat kualitas tidur saya baik, meningkatkan mood saya ketika bangun dan mengawali penjelajahan, membuat saya merasa tenang meninggalkan barang-barang saya di sana selama menjelajah daerah tersebut, dan yang paling penting adalah membuat saya betah. Untuk itulah saya tidak pernah asal memilih penginapan ketika traveling. 

Berikut ini beberapa alasan kenapa saya memilih Villa Monica sebagai tempat saya menginap, bukan hanya untuk 1 malam, tapi 3 malam:

Villa Monica

Mama Tita yang Responsif dan Asyik Banget

Mama Tita adalah sosok wanita yang ditunjuk oleh Bapak Besilius Resubun, pemilik penginapan Villa Monica yang kini menetap di Belanda, untuk menjadi caretaker dari penginapan ini. Semua hal mengenai Villa Monica, termasuk diantaranya proses pemesanan kamar yang ingin dilakukan oleh tamu, ditangani oleh Mama Tita.

Ketika saya menelponnya untuk memesan 2 kamar, komunikasi kami sempat terputus (mungkin karena signal tidak bagus). Namun beberapa saat kemudian Mama Tita menelpon saya kembali dan kami berbincang selama beberapa menit sampai memperoleh kata sepakat soal pemesanan kamar. Bahasa dan artikulasi yang jelas dari Mama Tita saat berkomunikasi, serta sikapnya yang tidak pelit pulsa dan mau menjemput bola inilah yang membuat saya terpikat.

Lokasi Yang Strategis

Dekat dengan Pantai Ngurbloat dan Bukit Kelanit

Villa Monica terletak di Jl. Pasir Panjang, Desa Ngilgof, Kei Kecil atau 40 menit saja dari Bandara Karel Satsuitubun (LUV). Dari penginapan ini, kalian bisa berjalan kaki menuju Pantai Ngurbloat dengan waktu tempuh hanya ±5 menit. Menyaksikan senja di Pantai Ngrubloat dengan pasir putihnya yang halus adalah sebuah kewajiban.

Selain itu, bila ingin menyeberang ke Pulau Ngurtavur, kalian hanya perlu berjalan kaki sejauh 1 KM (12 menit) ke Pantai Ngilngof yang menjadi meeting point dengan si pemilik kapal yang akan membawa kalian ke sana.

Buat kalian  yang ingin menyaksikan matahari terbt dari titik tertinggi di Pulau Kei, kalian bisa pergi ke Bukit Masbait. Di atas bukit ini berdiri sebuah Patung Yesus dan dari sanalah pemandangan matahari terbit paling indah di Pulau Kei bisa kalian lihat.

Bukit Masbait

Pantai Ngurbloat

Pantai Ngurtavur

Harganya yang Cocok dengan Kantong Backpacker

Sampai saat terakhir saya menginap di Villa Monica pada April 2018, harga yang dipatok untuk 1 kamar (isi 2 orang) tanpa AC adalah Rp 200.000, sedangkan untuk kamar ber-AC adalah Rp 250.000. Bila ingin menambah extra bed dan membuatnya menjadi berisi 3 orang, maka kalian hanya perlu menambah Rp 100.000 lagi. Cukup murah kan?

Di penginapan yang cukup luas ini, tersedia 7 kamar dengan posisi 5 kamar berada di bagian depan dan 2 kamar di bagian belakang. Untuk bisa memesannya, kamu hanya perlu menghubungi Mama Tita. Pada saat peak season (biasanya bulan Oktober), kalian harus memesannya dari jauh hari bila ingin menginap di sini, sebab Villa Monica ini merupakan salah satu penginapan favorit bagi para turis mancanegara.

Kamar di Villa Monica

Ruang tengah dengan beberapa pintu kamar

Murah tapi Gak Murahan

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, harga penginapan ini memang cukup murah. Meskipun murah, Villa Monica tetap menyediakan fasilitas yang essensial seperti handuk, sabun mandi, air minum, selimut, wastafel, sarapan, dan juga meja makan yang cukup panjang. Hal yang  paling membuat saya takjub adalah tersedianya 2 kamar mandi yang super luas.

Sebagai tambahan, buat kalian yang hobi cuci mencuci, tersedia juga halaman luas di sekitar penginapan ini yang bisa kalian gunakan untuk menjemur. Buat kalian yang suka masak, kalian bisa menggunakan dapur yang ada di penginapan ini. Ruang tamu dan teras penginapan pun sangat nyaman untuk bercengkerama di pagi dan atau malam hari.

Satu lagi hal yang tidak luput dari pengamatan saya adalah soal kebersihan. Mama Tita benar-benar menjaga kebersihan penginapan ini. Saya sungguh senang bisa menginap di sini.

Tampak Depan dari VIlla Monica

Teras untuk Nongkrong

Ruang Tamu yang bisa juga digunakan untuk bersantai

Masakan Mama Tita yang Super Duper Enak

Pulau Kei tidak seperti di Pulau Jawa yang menyediakan banyak tempat makan di sekitar tempat wisata. Bahkan ada kalanya kalian tidak akan menemukan resto atau tempat makan ketika menjelajah. Karena keterbatasan itulah saya selalu meminta dibuatkan makanan oleh Mama Tita untuk saya bawa selama jalan-jalan. Dan kalian tahu tidak, masakan Mama Tita itu enak banget.

Berbagai macam olahan bisa dibuatnya, baik itu makanan laut atau jenis makanan seperti yang disajikan di warteg. Semua bisa ia masak. Kalian hanya perlu request menu padanya dan ia akan dengan senang hati memasaknya, tentunya dengan biaya tambahan ya. Untuk makan malam pun saya percayakan pada Mama Tita karena lidah saya sudah cocok sekali dengan masakannya. Selama di Pulau Kei, seingat saya, saya hanya 1x mampir ke restoran untuk makan. Sisanya saya makan menu-menu hasil kreativitas Mama Tita.

Ruang makan yang hanya terisi ketika sarapan dan makan malam

Dapur yang juga bisa kalian gunakan untuk memasak

Serahkan Semua ke Mama Tita & Perjalananmu akan Menyenangkan

Saat menelpon untuk memesan kamar di Villa Monica, saya sempat menceritakan perihal destinasi wisata yang ingin saya kunjungi dan bertanya mengenai penyewaan mobil dan kapal selama di sana. Seperti sudah biasa mendengar pertanyaan itu, Mama Tita menyuruh saya untuk tidak perlu khawatir. Dia hanya meminta itinerary saya untuk dia lihat dan dia ubah kalau memang menurut dia ada yang perlu diubah.

Benar saja perintahnya untuk tidak khawatir. Setibanya di Kei, mulai dari penjemputan, jalan-jalan dengan mobil dan sewa kapal, semua sudah diurus oleh Mama Tita. Saya hanya perlu menyiapkan uang (Sewa kapal & mobil) dan fisik untuk melakukan perjalanan tersebut.

Berada di Desa

Hidup di daerah perkotaan membuat saya kerap mencari nuansa pedesaan setiap kali traveling ke daerah dan Villa Monica memberikan nuansa yang saya cari tersebut. Terletak di desa yang berada di pinggir pantai dengan segala kesederhanaan dan keramahan warga sekitarnya membuat saya benar-benar jatuh cinta. Indahnya nyiur yang mengelilingi penginapan dan suara angin serta dedaunan yang saling bergesekkan memberikan ketenangan pada hati ini kala menginap di Villa Monica.

Suasana di Depan penginapan

Tampak samping dari Villa Monica

Atas: Halaman depan
Bawah: Halaman Belakang

Tidak Ada Signal Internet

Suasana pedesaan tadi semakin lengkap dengan tidak adanya signal internet di sini. Sebenarnya sih ada, hanya saja terkdang putus nyambung, jadi lebih baik saya katakan tidak ada signal internet. Buat sebagian orang mungkin itu merupakan kerugian, tapi bagi saya itu adalah keuntungan dan poin tambah bagi Villa Monica.

Dengan tidak adanya signal internet membuat liburan saya tidak terganggu dengan hal-hal seperti email kantor atau chat di WA Grup. Saya jadi lebih bisa berfokus pada liburan dan menikmatinya tanpa pusing memikirkan “Nanti mau upload foto apa ya?”. Sesekali kita memang perlu “hidup normal” dan terputus dari jaringan internet.

*****

Ya itu tadi beberapa alasan yang membuat saya memilih Villa Monica sebagai tempat untuk beristirahat selama di Pulau Kei dan merekomendasikannya kepada kalian. Kalau kalian berkunjung ke Kei dan tertarik menginap di sini, jangan ragu untuk langsung menghubungi Mama Tita ya.

Happy Traveling 🙂

Nilai

Untuk skala 10, Daily Voyagers memberikan nilai 8.68 untuk Villa Monica

Kontak

Mama Tita → 081248812043 (Telepon). 081283009432 (WA)

Catatan

  • Jarang sekali ada angkutan umum yang bisa menjangkau tempat-tempat wisata yang ada di Kei Kecil ini. Jadi opsi terbaik adalah sewa mobil atau motor untuk melakukan perjalanan darat.
  • Untuk menginap di Villa Monica ini, kalian bisa DP dulu kok. Pelunasannya bisa dilakukan setelah ingin check out.
  • Untuk mengetahui lokasi penginapan ini, ketikkan saja kata kunci “Villa Monica” pada Google Maps.
  • Sewa mobil full (08:00 – 18:00 WIT) → Rp 600.000 (Termasuk BBM + Supir).
  • Sewa kapal ke Ngurtavur & pulau sekitarnya→ Rp 1.000.000 + Rp 200.000 (Karcis masuk per kapal).
  • Sewa kapal ke Pulau Bair → Rp 600.000.
  • Untuk rincian biaya selama saya bertualang di Pulau Kei, silahkan lihat DI SINI.

My definition of a good hotel is a place I’d stay at.
— Robert de Niro

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Seorang pria yang sedang terus belajar menulis. Alasan menulisnya simple saja, karena "tertampar" oleh kalimat dari Pramoedya yang berbunyi: Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.