8 Tips Traveling ala Detik Travel yang Bisa Kalian Coba

Salah satu portal berita traveling terbesar di Indonesia, Detik Travel, baru-baru ini mengadakan sebuah event yang berjudul “D’Traveler Gathering: Tips Asyik Traveling ke Manapun”. Mengambil tempat di Ice Palace Concert Hall, Lotte Shopping Avenue (24-3-2018) dan bekerja sama dengan tiketdotcomevent GRATIS ini sukses mengundang ratusan traveler yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk ngobrol dan sharing seputar dunia traveling.

Pada event tersebut hadir juga beberapa pembicara kondang yang sudah malang melintang di dunia traveling seperti Marshal Sastra (Host My Trip My Adventure), Nadila Fitria (Host Jazirah Islam), Yessi Yeni Agus (Head of Production Dept. My Trip My Adventure) dan juga Dayu Hatmanti yang merupakan seorang Travel Blogger dan juga Brand Ambassador dari tiketdotcom. Mereka semua secara gilir ganti menyampaikan pengalaman mereka seputar dunia traveling.

D’traveler Gathering.
Pic via ini

Namun sebelum keempat pembicara tadi menyampaikan cerita masing-masing, acara dibuka dengan sebuah presentasi oleh Detik Travel yang diwakili oleh Fitraya Ramadhani selaku Managing Director Detik Travel. Mas Faya, panggilan akrab dari Fitraya, membagikan beberapa tips anti-mainstream untuk melakukan traveling. Apa saja tips-nya? Yuk kita lihat satu per satu:

Jangan Jadi Turis, Berbaurlah

Don’t be a tourist.
pic via ini

Maksudnya apa jangan menjadi turis? Bukankah ketika kita mengunjungi suatu tempat wisata maka kita akan disebut sebagai turis? Ya, itu memang benar. Namun yang mau ditekankan di sini adalah janganlah kita menjadi turis yang hanya datang ke suatu tempat wisata, berfoto di sana, lalu pulang dan mengabaikan warga sekitar. Jadilah seorang traveler dan sempatkanlah dirimu untuk berbaur dengan warga yang ada di sana.

Sekarang ini sudah banyak lho jenis wisata yang menginteraksikan kita dengan warga yang tinggal di dekat tempat objek wisata yang ingin kita kunjungi. Sebut saja salah satunya 1000 guru. Selain kita bisa menikmati alam suatu daerah, bersama 1000 guru kita juga diajak untuk berinteraksi dengan anak-anak di suatu daerah dengan cara mengajar. Bukan mengajar yang terlalu formal seperti guru di sekolah, tetapi mengajar dengan cara yang kekinian dan menyenangkan.

Atau kita juga bisa mencoba untuk berdonasi ketika traveling. Jadi saat kamu mengunjungi suatu daerah, kamu bisa tuh membawa beberapa barang layak guna untuk dibagikan kepada warga sekitar seperti buku bacaan, baju bekas layak pakai, makanan dan bermacam pemberian lainnya.

Seru kan klo perjalanan kita bisa memberikan manfaat dan memberikan dampak positif bagi tempat yang kita kunjungi? Bukan hanya diri kita saja yang dipuaskan, tetapi warga sekitar juga dapat terpuaskan dengan kunjungan yang kita lakukan.

Nongkrong dan Ikut Seru Bareng Warga

udah pada ngopi belum?
pic via ini

Kira-kira tempat apa sih yang cukup nyaman, gampang memulai satu percakapan dengan orang lain dan berbasa-basi? Pinggir jalan? Boleh juga. Hotel? hmmm, bisa jadi. Warung Makan atau warung Kopi? Nah ini yang paling bener.

Coba deh ketika sedang traveling, kita nongkrong bareng warga di warung makan atau warung kopi. Modal pede dan muka tembok aja. Ketika sedang ada warga atau traveler lainnya yang sedang duduk di suatu meja, kita hampiri mereka dan duduk bareng. Dari situ kita bisa memulai percakapan dengan saling berkenalan dan selanjutnya biarkan suasana yang mencairkan semuanya.

Tidak jarang dari situ kita bisa mendapatkan banyak hal yang tak terduga seperti tempat menginap gratis, info tempat wisata yang mungkin orang banyak belum tau, jamuan makan di rumah warga dan juga pelajaran hidup. Buat kalian para travel blogger, kesempatan ini bisa kalian gunakan untuk mendapatkan cerita-cerita yang mungkin tidak bisa kalian temukan di Internet dan bisa menjadi bahan tulisan kalian.

Pengalaman Dailyvoyagers, orang daerah itu baik-baik banget lho. Mereka itu senang diajak ngobrol dan berbagi.

Jajal Adrenalin

Mau Coba ini?
Pic via ini

Jangan melulu melakukan traveling yang sifatnya hanya staycation atau kegiatan yang melibatkan sedikit adrenalin. Sesekali lakukanlah suatu aktivitas yang bisa membuat jantung berdebar cepat dan mulut berteriak hebat.

Kegiatan seperti apa sih yang dimaksud? Untuk kegiatan di darat, mungkin kalian bisa mencoba bungee jumping. Di udara, kalian bisa menambahkan skydiving dalam bucket list kalian. Sedangkan di laut, cobalah untuk berenang bersama rombongan hiu atau bermain bersama humpback whale di laut lepas.

Beberapa kegiatan di atas mungkin bisa memberikan warna baru dalam dunia traveling kalian.

Menembus Batas (Tapi Gak Boleh Sombong ya)

Yuk Gowes
Pic Via ini

Lakukanlah ‘hal gila’ dimana hal tersebut belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Misalkan kamu punya keinginan untuk traveling dari Lampung hingga Aceh dengan bersepeda, maka lakukanlah itu.

Persiapkan segala sesuatunya dengan baik dan kerjakanlah niat tersebut dengan tujuan untuk mengalahkan diri kalian sendiri. Jangan jadikan hal tersebut sebagai ajang untuk pamer dan menunjukkan kesombongan pada orang lain.

Tetap Aktif

Jangan Kebanyakan Tidur.
pic via ini

“Eh, ke Finland kemaren lo kemana aja? Cerita-cerita dong.”

“Ah, gak banyak tempat wisata yang gw kunjungi. Gw lebih banyak tidur di hotel ketimbang jalan-jalan”

Pernah mendengar percakapan yang seperti itu gk? Daily Voyagers yakin pasti kalian pernah mendengarnya. Sayang banget gak sih kalau waktu traveling lebih banyak ngamar-nya dibanding jalan-jalannya? Kalau Daily Voyagers bilang sih sayang banget.

Ketika traveling, pergunakanlah waktumu sebaik mungkin untuk berjalan-jalan. Eksplorasilah kekayaan daerah sekitar. Manajemen waktu istirahat yang baik memang perlu dilakukan agar fisik tetap prima untuk traveling di hari berikutnya, tapi kebanyakan tidur bukanlah pilihan yang bijak. Kamu bisa kehilangan banyak kesempatan seru yang mungkin bisa kamu dapatkan bila kamu tidak kebanyakan tidur 🙂

Datang Ke Tempat yang kamu suka (Meski yang lain tidak Suka)

pernah punya keinginan untuk mengunjungi kantor Facebook atau Kantor MI6 ?
Pic via ini

Pasti  kalian mempunyai tempat yang ingin sekali kalian kunjungi namun bagi orang lain itu tidak masuk dalam kategori tempat wisata. Seperti Kantor Facebook contohnya. Mungkin bagi orang lain itu hanyalah sekedar kantor seperti kantor pada umumnya, namun buat kalian itu adalah tempat impian.

Pergilah dan jangan pedulikan apa kata orang lain. Lakukanlah hal yang membuat kamu bahagia karena kebahagiaan itu letaknya ada di tangan kalian sendiri, bukan di tangan orang lain.

Cobalah ke Pasar

Pasar Tradisional di Papua.
pic via ini

Jika kalian ingin mengetahui wajah sesungguhnya dari suatu daerah, maka pergilah ke pasar tradisionalnya. Kota metropolitan seperti London atau Paris pun masih memiliki pasar tradisional di dalamnya. Keramahan sebenarnya dari suatu kota bisa kita dapatkan di pasar tradisional ini.

Tidak hanya itu, untuk menghemat budget traveling, kita bisa berbelanja di sini. Harga di pasar tradisional tentunya lebih murah dibanding pasar swalayan atau sentra oleh-oleh lainnya. Serunya lagi, kita bisa tawar menawar di pasar tradisional. Jika kamu ingin membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang, saran Daily Voyagers pergilah ke pasar tradisional.

Sedikit berbagi pengalaman. Ada seorang teman yang kerap mendapatkan tumpangan untuk bepergian ke suatu daerah dengan cara menumpang (Hitchhiking) dari pasar tradisional.

Cari yang Gratis

Beberapa tempat wisata gratis di Singapura.
Pic via ini

Tidak ada kata yang lebih menyenangkan daripada kata GRATIS. Entah itu mendapat makanan gratis, dapat mobil gratis dan hal-hal lain dengan embel-embel kata gratis di belakangnya. Begitu pula dengan traveling, selalu ada tempat wisata di suatu daerah yang menawarkan sesuatu yang gratis dan manfaatkanlah itu.

Seperti di Inggris contohnya, negara yang terkenal akan budaya sepak bolanya ini memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi secara gratis. Diantaranya adalah St. James Park, Victoria & Albert Museum dan British Museum.

Berbeda lagi di Brisbane, Australia. Di sana kita bisa mencoba kapal gratis yang akan mengantar kita melihat indahnya kota Brisbane dari atas sungai. Rute kapal tersebut dimulai dari North Quay dan berakhir di Sidney Street di Timur Brisbane.

Cara lainnya untuk bisa masuk ke tempat berbayar dengan cara gratis adalah dengan memanfaatkan soceng (Social Engineering). Bagaimana cara melakukan soceng tersebut? Daily Voyagers sudah menyebutkannya di poin nomor dua.

****

Nah, itu tadi sedikit tips traveling ala Detik Travel yang bisa kalian coba saat jalan-jalan nanti. Voyagers punya tips traveling lainnya? Yuk, berbagi di kolom komentar 🙂

Traveling tends to magnify all human emotions
— Peter Hoeg

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Darius Go Reinnamah

Twitter: @dgoreinnamah | IG: @dgoreinnamah | FB: dgoreinnamah | youtube: Darius Alexander Go Reinnamah | http://goreinnamah.com

You may also like...