Rekomendasi Tempat Kuliner Palembang di Bumi Sriwijaya (Bagian 2)

Mari kita melanjutkan postingan kuliner Palembang yang sempat terpotong ini. Senang sekali rasanya kalau saya bisa memberikan informasi tentang kuliner Palembang, dengan sedikit tambahan rasa ngiler pada kalian. Buat yang ketinggalan mengenai postingan kuliner Palembang sebelumnya, silahkan mampir ke SINI ya.

Pusat Kuliner Lorong Basah

Kini mencari makanan hingga tengah malam di Palembang tak lagi sulit, sebab sudah ada yang namanya Lorong Basah Culinary. Kawasan di Jl. Sentot Ali Basah, 16 Ilir, Ilir Timur I, 16 Ilir, Ilir Tim. I, Kota Palembang, yang tadinya kumuh ini disulap oleh pemerintah setempat menjadi salah satu surga kuliner di Palembang.

Seperti namanya, konsep tempat ini bentuknya adalah lorong, dengan banyak toko di bagian kiri dan kanannya. Suasana menjadi lebih meriah dan berwarna karena bagian atap yang melengkung dari lorong ini dihiasi oleh lampu dan juga payung warna-warni.  Para pengunjung dibebaskan untuk berjalan di lorong dan memilih kuliner apa yang ingin disantap. Ada toko yang menjual pempek, durian, dan berbagai jenis makanan khas Palembang lainnya. Buat yang suka ngopi, di Pusat Kuliner Lorong Basah ini ada juga lho tempat untuk ngopi yang enak.



Salah satu tempat kuliner Palembang: Lorong Basah. pic via INI

Bagus kan lampunya? Pic via INI

Kurang lebih seperti inilah ramainya Lorong Basah. Pic via INI

Untuk kalian yang ingin mampir ke tempat ini pada akhir pekan, siapkan diri kalian ya sebab tempat ini akan ramai sekali. Kalian harus rela berbagi tempat dengan ratusan pengunjung lainnya. Harga makanan dan minuman di sini pun terbilang masih cukup terjangkau kok, nggak bikin kantong jebol.

Buka: Setiap hari dari Pukul 19:00 – 24:00 WIB

Pempek Sultan dan Pindang Agan

Buat yang ingin ke Palembang, kalian wajib mencoba yang namanya Pindang. Apa sih pindang itu? Saya sendiri kurang begitu tahu definisi aslinya, tapi kalau bisa saya jelaskan menurut pendapat saya pribadi, Pindang merupakan olahan lauk yang dibalut dalam kuah yang kaya rasa. Salah satu yang paling terkenal adalah Pindang Patin.

Nah, untuk menikmati pindang patin ini, saya merekomendasikan Pempek Sultan dan Pindang Agan yang terletak di Jl. Pangeran Ratu Ruko No. 6 (Ruko Orens), Pasar retail Jakabaring. Sultan dan Agan sendiri merupakan nama yang  diambil dari nama kedua anak sang pemilik toko ini. Rejeki anak ini memang ada aja ya 🙂

Tampak depan dan luar dar Pempek Sultan dan Pindang Agan

Suasana Bagian luar dan pintu masuk

Bagian dalamnya. Bagus, kan?

Arena lesehan

Selain rasanya yang sudah pasti enak, alasan saya menyukai Pempek Sultan dan Pindang Agan ini karena restorannya yang asyik dan harganya yang tidak begitu mahal. Dinding di area dalamnya dihiasi dengan sedikit mural yang memberikan kesan nyaman. Di sini, pengunjung bisa memilih apakah ingin makan secara lesehan, dengan kursi, atau di smoking area yang tanpa AC.

Meskipun pindang yang terkenal adalah pindang patin, namun Pempek Sultan dan Pindang Agan ini memiliki banyak varian menu lainnya seperti pindang baung, pindang udang, pindang tulang, pindang cumi dan pindang ayam. Pempek di tempat ini pun cukup lezat rasanya karena dibuat dari ikan tenggiri asli.

Yang membuat pindang di sini enak adalah pindang disajikan dalam keadaan panas dan ikannya berasal dari pasar yang letaknya tidak jauh dari restoran ini, jadinya masih fresh. Silahkan datang dan buktikan sendiri ya kelezatan pindang dan nikmatnya pempek di Pempek Sultan dan Pindang Agan.

Pindang Ikan

Pindang Ayam

Pindang Tulang

Masih Pindang Ikan

Harga: Rp 15.000 – Rp 60.000/porsi

Buka: Setiap hari dari pukul 09:00 – 21:00 WIB

Es Kacang Merah Mamat

Kalau di Manado terkenal yang namanya Brenebon alias sup kacang merah, di Palembang ini yang khas adalah Es Kacang Merah. Minuman yang satu ini memang salah satu obat pemuas dahaga paling ampuh kala panas yang begitu terik menerjang Palembang. Adalah Es Kacang Merah Mamat yang merupakan es kacang merah paling terkenal di seantero Palembang.

Konon katanya, Es Kacang Merah Mamat ini sudah ada sejak tahun 80an lho, jadi bisa dikatakan cukup legendaris ya. Berbeda dengan beberapa tempat makan yang sudah saya ceritakan sebelumnya, Es Kacang Merah Mamat ini tidak dijajakan di dalam toko atau restoran, melainkan di pinggir jalan dengan menggunakan gerobak. Kesederhanaan alias jauh dari kesan fancy inilah yang mungkin menjadi salah satu daya tari Es Kacang Merah Mamat.

Ini nih Gerobak dan tempat Es Kacang Merah Mamat

Ya cuma gini aja gerobaknya

Es Kacang Merah yang sudah mendunia


Cara menyajikan Es Kacang Merah bisa dibilang cukup mudah. Kacang Merah yang sudah diolah sebelumnya akan dipadukan di dalam gelas bersama dengan es serut dan juga sedikit sirup & susu kental manis. Terdapat juga beberapa topping yang bisa kalian gunakan untuk menambah sedap rasa Es Kacang Merah ini, seperti ketan hitam, tape, potongan roti atau juga alpukat.

Keistimewaan lainnya dari Es Kacang Merah Mamat ini adalah kacang merahnya yang begitu lembut dan manis. Entah bagaimana ia mengolahnya, namun kacang merahnya sukses membuat saya jatuh cinta.

Untuk kalian yang ingin menikmati Es Kacang Merah Mamat ini, datanglah ke sebuah perumahan elite yang dekat dengan Lapangan Hatta. Gerobak Es Kacang Merah Mamat akan bersanding dengan beberapa gerobak lain yang menjajakan makanan Palembang seperti Pempek. Jadi selain bisa menikmati es kacang merah, kalian juga bisa mencicipi makanan lainnya.

Menu di Es Kacang Merah Mamat

Kacang Merahnya menggoda banget kan?

Toples paling besar di kanan, itulah tempat kacang merahnya

Oh iya, tempat jualan Es Kacang Merah Mamat ini tidak terlalu besar dan jarang sekali tidak ramai. Tempat parkirnya pun terbatas karena letaknya yang berada di pinggir jalan suatu perumahan. Jadi siapkan dirimu untuk mencari tempat parkir dan tempat duduk saat ingin mencicipi es legendaris ini ya.

Harga: Rp 15.000/porsi

Buka: Sabtu – Kamis dari jam 08:00 – 16:00 WIB

Pempek Vico

Kalau menurut orang Palembang, kenikmatan menyantap Pempek itu yang utama bukan terletak pada pempeknya, tapi pada cukonya. Jadi tidak terlalu masalah kalau pempeknya tidak terlalu enak, asalkan rasa cukonya itu ‘gila’. Dan cuko paling enak menurut saya berada di Pempek Vico.

Meskipun begitu, bukan berarti pempek di Pempek Vico ini tidak enak lho ya. Pempek Vico masuk dalam jajaran Pempek Premium yang harganya agak mahal dan rasanya enak banget. Dan pempek yang wajib kalian coba waktu berkunjung ke sini adalah Pempek Kulit Ikan-nya. Itu enak banget, bahkan saat menulis ini pun saya masih terbayang-bayang nikmatnya menyantap pempek tersebut.

Penampakan Pempek Vico

Dapurnya Pempek Vico

Ini bagian dalamnya


Sebagai tambahan, Es Kacang Merah di Pempek Vico ini sebelas dua belas dengan Es Kacang Merah Mamat lho. Bahkan ada yang bilang es kacang merah di sini lebih enak. Jadi kalau mau mampir ke Pempek Vico ini, jangan hanya cicipi Pempek Ikannya, tapi kombinasikan juga dengan es kacang merahnya. Pempek Vico juga menyediakan makanan dan minuman lainnya seperti tekwan, mie ayam dan juga aneka jus segar.

Untuk kalian yang ingin mencoba pempek Vico, terdapat 2 gerai yang bisa kalian kunjungi yaitu di Jl. Letkol Iskandar No. 539 (depan Palembang Indah Mall) dan Jl. Veteran No.8B, 20 Ilir D. I, Ilir Tim. I, Kota Palembang. SIlahkan pilih mana yang lebih nyaman dan lebih dekat dengan tempat kalian.

Pempek sudah tersaji

Nih penampakan pempeknya lebih dekat

Yummy

Nih Es Kacang Merahnya, tapi kacang merahnya terkubur es serut

Buka: Setiap hari dari pukul 09:00 – 21:00 WIB

Harga: Rp 4.500/pempek

Rumah Makan Bakmi Terang Bulan

Kalau dari tadi saya sudah menjelaskan kuliner Palembang yang halal, sekarang waktunya memberikan ruang bagi kuliner Palembang non halal. Buat kalian pecinta babi-babian, Palembang ini juga punya tempat makan babi yang enak lho. Untuk menemukannya, mampirlah ke Jl. Mesjid Lama No.144, 17 Ilir, Ilir Tim. I, Kota Palembang dan temukanlah sebuah ruko bernama Rumah Makan Terang Bulan (Sin Chiau Lok). Rumah makan ini sudah ada sejak tahun 1943 (tua banget ya).

Kawasan ini memang kawasan pecinan, jadi tidak heran rasanya ada kuliner non halal di tempat ini. Sebenarnya bukan babinya yang membuat mie di sini enak, tapi memang mienya yang sudah memiliki rasa yang khas dan enak. Babi hanyalah pemanis yang menyempurnakan hidangan mie di sana. Selain mie, kalian juga bisa mencoba pangsit gorengnya yang tidak kalah enak dan juga kwetiawnya.

 

Papan nama Rumah Makan Terang Bulan. pic via INI

Suasana di dalam Rumah Makan Mie Terang Bulan. pic via tripadvisor

Kunci pertama untuk makan di sini adalah kesabaran karena untuk bisa makan di sini, kalian harus antri. Bukan 15-30 menit, tapi antrinya bisa sampai 2 jam karena memang  rumah makan ini selalu ramai sedangkan tempatnya tidak terlalu besar dan kokinya terbatas. Selain itu, pelayan di sana pun rada jutek. Mereka seolah punya pendirian, “Kalau mau makan di sini ya ikuti kami. Kalau tidak suka silahkan pergi.”

Bakmi Terang Bulan ini kerap habis sebelum waktunya tutup, jadi kalau benar ingin menikmatinya, datanglah ketika mereka baru buka.

Mie babi yang enak banget. Pic via tripadvisor

Pangsit goreng yang tak kalah nikmat. Pic via tripadvisor

Buka: Setiap hari dari pukul 16:00 – 21:00

Harga: Rp 30.000/porsi

Bakmi Alun

Buat kalian yang tidak kebagian enaknya bakmi Terang Bulan, tenang saja, kalian tidak perlu bersedih, sebab masih ada tempat makan bakmi babi lainnya yang tidak kalah enak. Berlokasi tidak jauh dari Bakmi Terang Bulan, lebih tepatnya di Jl. Sayangan No.769 B, 16 Ilir, Ilir Tim. I, Kota Palembang, masih di kawasan pecinan, mampirlah ke Bakmi Alun. 

Buat saya, makanan itu cuma ada “enak” dan “enak banget”, jadi jangan meminta saya untuk membandingkan mana yang lebih enak antara Bakmi Alun dan Bakmi Terang Bulan. Tapi kalau mau membahas tempat, saya menganggap Bakmi Alun ini tempatnya lebih asyik dan lebih luas. Terdapat area indoor dan outdoor untuk menikmati Bakmi Alun ini.

Ini penampakan luarnya

Lebih luas dari Rumah Makan Bakmi Terang Bulan kan?

Bagian dalamnya

Bukan hanya Bakmi yang bisa kalian santap di sini, tapi ada juga Bakso Ikan Kuah, aneka bakpao, Nasi Tim, dan Fucuk Kuah. Pemberian babi pada bakmi di Bakmi Alun ini pun tidak pelit. Dan dari segi ketersediaan, Bakmi Alun ini menyediakan stok yang cukup banyak. Sampai malam pun stok mie di sini ada terus.

Yang perlu diperhatikan kalau mau berkunjung ke Bakmi Alun adalah tempat ini tutup setiap hari selasa.

Bakmi untuk dimasak

Bagaimana? Sudah siap untuk disantap?

lezatttt

Selasa tutup

Harga: Rp 25.000/porsi

Buka: Rabu – Senin dari jam 16:00 – 23:00 WIB

*****

Ya, itu tadi beberapa info mengenai tempat kuliner Palembang di Bumi Sriwijaya yang bisa saya bagikan kepada kalian. Akhirnya tuntas juga tulisan saya mengenai Kuliner Palembang ini. Semoga informasi kuliner tersebut bisa bermanfaat ya.

Untuk kalian yang ingin mengunjungi tempat-tempat di atas, silahkan menyalakan aplikasi penunjuk arah di smartphone kalian dan arahkan langkah kalian ke sana. Dijamin tepat alias tidak nyasar. 

Sebenarnya ada beberapa tempat lagi yang bisa kalian nikmati seperti Lomie Taksam dan Rumah Makan Tenda Biru. Namun saya belum sempat mencobanya, mungkin di kesempatan berikutnya. Atau jangan-jangan kalian punya rekomendasi tempat kuliner Palembang lainnya? Kalau ada, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar ya.

Akhir kata, Selamat jalan-jalan dan selamat makan.

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Darius Go Reinnamah

Seorang pria yang sedang terus belajar menulis. Alasan menulisnya simple saja, karena "tertampar" oleh kalimat dari Pramoedya yang berbunyi: Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.